Selasa, 17 November 2009

Memproduksi Oksigen

Jumlah penduduk di dunia ini (BUMI) semakin lama makin bertambah banyak. Sementara kapasitas bumi dalam menyediakan oksigen semakin terbatas. Ditambah dengan banyaknya polusi udara yang makin mengurangi kualitas oksigen di udara.
Selama ini yang banyak di genjot dalam meningkatkan perekonomian suatu wilayah (Kabupaten/Kota/Propinsi/Negara) adalah industri yang menghasilkan banyak polusi/pencemaran lingkungan (udara, air dan tanah) tapi lebih cepat menghasilkan profit (uang). Pemeliharaan kualitas oksigen tidak diperhatikan.
Apalagi pabrik oksigen semakin banyak yang berkurang/ditebang/digunduli.
Yap, pohon adalah pabrik penghasil oksigen yang sangat diperlukan oleh umat manusia untuk bernafas. Dan mari kita lihat lingkungan di sekitar kita, masih adakah hutan yang tumbuh dengan subur dan lebat?
Atau paling tidak ada wilayah hijau?
Sangat sedikit tempat-tempat yang menyediakan ruang hijau.
Apa yang dapat kita lakukan?
Minimal setiap rumah menyediakan ruang hijau berupa tanaman (baik itu tanaman hias maupun buah-buahan) yang minimal akan menyediakan/memproduksi oksigen yang akan kita hirup.
Bisakah?

Selasa, 24 Maret 2009

si Trondol United DJ

Akhirnya keinginan untuk merakit sepeda DJ yang sebenarnya tercapai. Dengan di bantu oleh om Agung dan kang Yoyo si trondol pun jadi ke bentuk yang seharusnya.
kang Yoyo sebagai perakit part yang di butuhin berupa spacer untuk di freehub dan Tensioner.
om Agung sebagai perancang ke dua part tersebut.Single Speed untuk DJ dengan melepas kaset/gigi yang besar di depan, membiarkan bagian tengahnya untuk dipake.
Tensioner hand made by kang Yoyo.

Spacer juga hand made by kang Yoyo
Siap untuk mencoba trek DJ, tapi ada ga yah di Cibinong, Bogor?
wah, kaya'nya tinggal bikin treknya nih....

Akhirnya ke Pondok Pemburu


Akhirnya penasaran itu terobati juga. Penasaran akan jalur Pondok Pemburu yang sudah terlanjur kondang itu. Minggu 22 Maret 2009 ber-4 jam 7an berangkatlah rombongan dari arah Ciluer. (Soalnya hari Sabtu nunggu sms atow dibangunin ama grup SDBC, tapi ga ada yang nongol juga).
Dari Ciluer nyebrang masuk ke perkampungan, dan entah lewat mana saja tau-tau dah nyampe di Tandjakan Maut Bojong Koneng (Rainbow Hills) yang bikin goweser termehek-mehek. Sempet buang muatan juga di kebon singkong..ups.
Istirahat sejenak di batu gajah (ga tau orang setempat nyebutnya apa), pemandangan di sekitar lumayan yahud...(Cibinong sebelah mana ya?) Ketemu ama goweser lain dari Parung, juga ada sepeda lipet nandjak (hebat juga tuh). Ada juga yang lagi TTB berdua...beneran lho ttb nya berdua, secara beliauwnya suami istri dan make sepeda tandem...wuih, sendiri aja berat, ini make sepeda tandem. Kompak abisGaya narsis pun dikeluarkan sambil memulihkan tenaga setelah dapet tandjakan dan tandjakan mulu.
Dan setelah mengalami berkali-kali tandjakan yang tiada ampyun, akhirnya nongol juga tuh pondokan.
Istirahat memulihkan tenaga sambil ditemani semangkuk mie rebus dan segelas kopi hangat....sedap





Pulangnya sempet tersesat, karena yang harusnya nunggu diportal ternyata terlewat akibat turunnya terlalu kenceng, ga sempet nengok kanan kiri.
Apalagi ada adegan harus guling-guling dulu dengan oleh-oleh lutut lecet.

Tapi yang jelar trip kali ini mengobati penasaran pada jalur Pondok Pemburu yang kondang itu loh...
perjalanan sih baru menempuh 65km pulang pergi.

Senin, 02 Maret 2009

Bikin Donat di Sawit

Dah lama ga gowes bareng ama TCC, gayung bersambut. TCC ngajakin wisata kuliner pesta durian di karacak. Kang Yoyo juga ngesemes ngajakin gabung ama TCC, pas Sabtu sore main ke rumah om Agung juga ketemu sama kang Rauf, ngajakin gabung juga sama TCC. Yo wes, gowes bareng TCC wisata kuliner pesta durian.
di gerbang Tamansari Persada

Minggu pagi brangkat dari rumah jam setengah enem, biasa nungguin kang Yoyo di gerbang Puri. Kata kang Yoyo di Bojong ujan, waduh gawat nih kalo pagi pagi dah kehujanan. Emang waktu nungguin juga rintik rintik hujan, langit juga tampak mendung. Untung pas kang Yoyo dateng sudah reda, berdua gowes menuju Talang buat ketemuan dengan om Agung dan kang Rauf. Mendung masih menggelayut di arah jalan baru (Cimanggu dan sekitarnya).
Benar juga, ketika berempat gowes di jalan baru, hujan kembali turun dengan derasnya. Sempat berteduh sejenak sambil menghubungi om Yunus untuk memastikan bahwa grup TCC masih setia menunggu (ceile...).
Sepeminuman teh tibalah grup TSS di gerbang TCC, disana sudah menunggu para punggawa TCC. Sayang om Agus ga ngikut, katanya kurang tidur semalem.
Berdua belas berangkatlah para petualang sepeda menuju ke arah Parung...dan selanjutnya saya nda tau nama daerahnya (maaf sodara-sodara, reporternya kaga gaul nih di Bogor).
Singkat cerita akhirnya sampailah di kawasan hutan Sawit. Koq Sawit sih? Katanya mau pesta duren di karacak? He he, ternyata ada perubahan jalur, ada yang pengen ngetrek di kebun sawit.


Yap, sampailah di jalur offroad hutan sawit.





Namanya di jalur offroad, ini lah yang dinamakan Bikin Donat di Sawit.

Donat rasa sawit...hu huiiii
dan inilah barisan para pembuat Donat







Waduh mak, RD saya rusak. Banyak lumpur dan rumput yang nyangkut, padahal dah niat mau di bersihin kalo ada mesin steam. He he, di tengah hutan gitu loch, mana ada yang nyediain mesin steam.
Akhirnya dibongkarlah sang RD, dan Patrolku menjadi single speed (ngikutin DJ nya katanya)...walah kebayang make Patrol single speed.
The sow must go on...perjalanan dilanjutkan








Dan inilah tujuan akhir wisata kuliner yang sebenarnya....SOP SOPAN kambing yang nuikmat sekaleee

Ajang pelampiasan



Foto diambil dari berbagai tukang photo. Hatur nuhun buat TCCbiker atas sajiannya.