Setelah lama bercita-cita ingin menjajal trek Sukamantri, akhirnya minggu 7 Februari 2009 tercapai juga keinginan tersebut.
Bersama kang Yoyo, kang Rauf dan om Agung mulai jam 9 pagi (rencana sih jam 6, cuman karena hujan akhirnya berangkat jam 9) mulailah perjalanan menyusuri jalan raya Jakarta Bogor menuju warung jambu mengambil jalan A Yani, mentok di Istana Bogor ambil kea rah kanan menuju BTM. Di BTM ambil jalur kanan lagi….dan selanjutnya aku nda tau lagi nama daerahnya.
Yang jelas begitu memasuki wilayah Sukamantri, telah disambut dengan tandjakan berbatu atow istilah kerennya jalur makadam. Ditambah lagi dengan titik-titik hujan yang kembali turun, menambah licin jalur batuan. Ketika hujan bertambah deras, harus berhenti dulu buat make jaket/raincoat biar ransel dan badan kaga kedinginan.
Ternyata nama besar Sukamantri memang benar adanya. Jalur tanjakan yang berkelok yang dikuasai oleh jalur bebatuan membuat kaki ekstra keras untuk mengayuh dan mempertahankan roda tetap menapak di jalan. Kabut mulai turun ketika sudah memasuki wilayah hutan yang masih lebat. Kang Rauf sempet berhenti dulu untuk memastikan jalan yang tertutup kabut.
Buat yang kaga ngikut, lain kali di ajakin deh. Kaga bakal nyesel kalo lewat jalur ini. Apalagi turunnannya panjang lho....tapi turunannya juga berbatu. Be careful deh kalo lewat jalur ini.
