
Rencana awal adalah ke Gunung Salak, jadi dengan di awali doa perjalanan kali ini start di Bogor Nirwana Residence (BNR) bersama kawan-kawan dari milis Panther. Tapi sebelumnya sempet sarapan sop dulu, hasil masakan istrinya mbah Her. Leadernya adalah Mbah Her (sesepuh Panther) sekaligus tuan rumah di BNR. Dan ternyata setelah keluar dari komplek BNR langsung disambung dengan medan offroad diperkampungan dan ga berapa lama kemudian disambut lagi dengan tanjakan. Cuaca pagi itu cerah dan udaranya seger. Bikin tambah semangat buat ngegowes. Apalagi dikanan kiri masih banyak pohon yang rindang. Yonbud sekaligus melakukan terapi buat dengkulnya (lutut) yang sudah 2 tahun ini cedera. Katanya sih lumayan juga (lumayan berat maksudnya). Tapi ternyata rutenya nanjak mulu, sementara perjalanan ke Gunung Mas masih jauh, jadi kita mencoba semampunya ngegowes di seputaran kaki Gunung Salak. Siapa tau ketemu si Mul (penguasa Gunung Salak / Mulyadi). Ow iya, peserta kali ini adalah 9 orang, ndutnya ada 3 orang. Dan karena kaga make sistem navigasi (GPS), kami mencoba sembarang rute. Yang penting rute tersebut masih bisa dilewati sepeda. Dan ternyata kita berhasil tersesat beberapa kali..he he he. Tersesat masuk lembah, coba ya kalo ada bidadarinya. Yang ada Cuma nenek-nenek yang lagi mau mandi di kolam (atau lagi mau bersihin kolam ya?). Nunggu penduduk yang lewat buat nanya arah ke Cijulang. He he, ada 2 pilihan, keluar dari hutan dan lewat jalan raya atau terus melanjutkan lewat jalur tanah (hutan). Tentu saja yang dipilih adalah tetap di jalur tanah (offroad) karena memang tujuannya adalah mencari jalur offroad.Tapi memang ga asik kalo ga tersesat, apalagi waktu ketemu sawah yang tegalanya cuman bisa di lewati pejalan kaki. Akhirnya sepeda dipanggul.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar