meeting point buat DH
Sabtu, 1 Maret 2008 berangkat dari Puri Nirwana 3 jam 5.30 pagi ngejemput om @gung dan Rizal di Ciluar. Rencana adalah nyobain menunya om Tony Kemurang. Jadi bertiga gowes ke Bukit Sentul janjian sama om Tony di sana, sempet makan bapaow ayam dulu karena emang blum sarapan.
Setelah cek dan ricek sepeda sebentar, berlima sama istri om Tony langsung gowes menuju Gunung Pancar. Disambung dengan tanjakan dan tanjakan yang tiada habisnya. Pas lagi coba bertahan untuk tetap gowes, om Tony sudah meluncur ke bawah sambil teriak ”Asyiiiikkk”, waduh bikin panas nih. Trus beliaunya nanjak lagi, ngelewatin saya. Itu paru-paru ama dengkul terbuat dari apa ya?
Setelah cek dan ricek sepeda sebentar, berlima sama istri om Tony langsung gowes menuju Gunung Pancar. Disambung dengan tanjakan dan tanjakan yang tiada habisnya. Pas lagi coba bertahan untuk tetap gowes, om Tony sudah meluncur ke bawah sambil teriak ”Asyiiiikkk”, waduh bikin panas nih. Trus beliaunya nanjak lagi, ngelewatin saya. Itu paru-paru ama dengkul terbuat dari apa ya?
Beberapa kali om Tony naik turun, kaya’nya nikmat banget. Pengen ngikutin tapi apa daya dengkul tak sanggup. Jam gowes nya emang beda, sudah tinggi.
Tiba di sirkuit Sebex Gunung Pancar-Sentul istirahat untuk isi ulang botol minuman yang udah kosong. Jarak dari bawah sampai atas kira-kira 9 km, sebagian besar rutenya nanjak dan nanjak. Wwuih, keren di atas. Pemandangan alam masih asri, udaranya jangan di tanya, khas udara pegunungan yang masih seger belum tercemar oleh polusi asap pabrik dan kendaraan bermotor. Nyampe di atas ada yang lagi upload sepeda buat Downhill di sirkuit Sebex.
Mumpung di Sebex, jadi pengen nyobain sirkuitnya. Dengan sepeda yang bukan peruntukkannya, lewat jalur aman. Ternyata asik juga meluncur di jalur downhill. Sayang, patrol bukan sepeda DH, jadi ga bisa maksimal memanfaatkan trek DH tersebut. Dan serem juga meluncur diantara pohon pinus dan bebantuan.
Menurut cyclometer, jarak yang ditempuh saat itu untuk naik dan turun sekitar 38 km..puas
Tiba di sirkuit Sebex Gunung Pancar-Sentul istirahat untuk isi ulang botol minuman yang udah kosong. Jarak dari bawah sampai atas kira-kira 9 km, sebagian besar rutenya nanjak dan nanjak. Wwuih, keren di atas. Pemandangan alam masih asri, udaranya jangan di tanya, khas udara pegunungan yang masih seger belum tercemar oleh polusi asap pabrik dan kendaraan bermotor. Nyampe di atas ada yang lagi upload sepeda buat Downhill di sirkuit Sebex.
Mumpung di Sebex, jadi pengen nyobain sirkuitnya. Dengan sepeda yang bukan peruntukkannya, lewat jalur aman. Ternyata asik juga meluncur di jalur downhill. Sayang, patrol bukan sepeda DH, jadi ga bisa maksimal memanfaatkan trek DH tersebut. Dan serem juga meluncur diantara pohon pinus dan bebantuan.
Menurut cyclometer, jarak yang ditempuh saat itu untuk naik dan turun sekitar 38 km..puas

Tidak ada komentar:
Posting Komentar