Minggu, 09 Maret 2008

Rindu Alam-Ngehe1-Ngehe2

Tempat merapat sepeda dan sekalian sarapan
tuh liat kabutnya


Masuk perkebunan teh Gunung Mas

Ngehe1

Pos pertama di ngehe1




Weekend BBQ
Sabtu, 8 Maret 2008 jam 5.30 berangkat dari Puri Nirwana 3 menuju Talang. Ketemuan sama om @gung, berdua gowes onroad menuju Gadog-Restoran Sederhana. Jarak tempuh dari rumah sekitar 22 km. Sampai di sana jam 7an, masih sepi blum ada penampakan. 15 menit kemudian muncul rombongan dari Jakarta, om leglock dan teman2nya.
Sebenernya sih acaranya ketemuan POC (patrol owner club), cuman yang bawa om leglock dan saya. Yang lain kaga bisa dateng, akhirnya ber-6 (minus om @gung, beliau kaga bisa ngikut) dengan mencarte angkot menuju Rindu Alam. Di sana sudah menunggu kakaknya om leglock dan seorang temannya. Makan dulu di warung, belum sarapan nih.
Akhirnya bersembilan dengan diawali doa bersama, perjalanan pun dimulai. Melalui trek klasik Rindu Alam yang melewati perkebunan teh jalur offroad dan berbatu. Kehati-hatian sangat diperlukan, mengingat semalam baru hujan lebat sehingga jalan menjadi licin.
Ngehe1, ngehe2? Baru tahu kenapa jalur ini dinamakan ngehe. Stamina dan mental sangat diperlukan di trek ini. Selain karena nanjak abis, banyak joki kecil yang menawarkan untuk menuntun sepeda. "Om tuntun ya om, berapa aja deh om. Ga papa. Masih jauh lho om," yang intinya merayu kita agar menuntun sepeda dan mereka yang membawanya.
Dan kalo kita lengah sedikit, sepeda udah mereka sambar dan dituntunkan. Seperti yang dialami oleh seorang goweser, ketika sedang istirahat dan menarik nafas, sepeda sudah ada yang menuntunnya. Padahal beliau masih mau melanjutkan untuk mencoba gowes di jalur ngehe1 tersebut. Tapi ya sudahlah, daripada ribu dengan penduduk setempat akhirnya memasrahkan saja sepedanya buat di tuntun.
Di pos pertama ngehe1 istirahat memulihkan tenaga. Perbekalan pun dikeluarkan, mulai dari cemilan (kue) sampai jagung rebus habis di embat. Buas. Hujan kembali mengguyur ketika beristirahat di pos pertama ini. Menambah becek dan licin jalur yang bakal dilalui.
Setelah tenaga terasa pulih, perjalananpun dilanjutkan menuju ngehe2. Tidak jauh berbeda dengan ngehe1, di dominasi dengan tanjakan dan tanjakan. Kombinasi antara lumpur dan semak. Tapi ngehe2 tidak begitu panjang, hanya setengah saja dari ngehe1. Tapi tetep aja menguras tenaga, apalagi stamina sudah turun.
Sayang ga bisa gambar peta, jadi kurang seru kalau ga ada gambaran tentang wilayah yang dilalui ini. Yang asik tuh sepanjang hari itu berkabut, jarang-jarang dapet kabut di Cibinong.
Perjalanan berakhir sekitar pukul 4 sore, keluar di sebelah restoran sederhana. Puas. Yang jelas trek RA-Ngehe1-Ngehe2 merupakan trek yang komplit, kombinasi offroad, onroad, makadam, tanjakan dan turun sehingga membuat trek tersebut sebagai menu yang spesial. Banyak yang bilang kalo trek ini adalah trek yang bersejarah, wajib disambangin oleh para penggowes.
Hari itu berangkat masih gelap dan pulang sudah gelap lagi.

2 komentar:

Unknown mengatakan...

agan bisa kasih kami denah ke trek itu. start point dari mana, meeting point dimana..
kalo berkenan sms ane ke 0811126262.

Salam,
Lukman

Unknown mengatakan...

Om,
Mohon informansi trek RA ini, start point dimana, meeting point dimana dll.
kalo berkenan sms saya di 0811126262